LUMBIR — Kwartir Ranting (Kwarran) Lumbir kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing tinggi. Bidang Keuangan Kwarran Lumbir secara resmi menyambut kedatangan Tim Visitasi Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Sanggar Bakti Pramuka Kwarran Lumbir. Agenda evaluasi ini menjadi momentum krusial bagi Kwarran Lumbir dalam ajang Penilaian Kwartir Ranting Tergiat Tahun 2026, khususnya pada pilar akuntabilitas finansial dan penguatan ekonomi organisasi.
Sejak pagi hari, jajaran pengurus Bidang Keuangan dan Sarana Prasarana (Sarpras) Kwarran Lumbir telah menyiapkan seluruh berkas fisik, laporan pencatatan kas, hingga portofolio pengembangan unit usaha. Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Ranting (RAPBR) serta pengelolaan aset organisasi selaras dengan petunjuk penyelenggaraan yang berlaku di lingkungan Gerakan Pramuka.
Proses evaluasi lapangan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua (Waka) Keuangan dan Sarpras sekaligus Andalan Ranting Urusan Keuangan Kwarran Lumbir, Kak Sumadi, S.Pd. SD. Ia bersinergi bersama timnya saat mendampingi Sekretaris Bidang Keuangan Kwarcab Banyumas, Kak Diani Susilowati, S.Pd., yang bertindak sebagai verifikator utama.
Verifikasi tidak hanya berfokus pada kecocokan angka di atas kertas, tetapi juga melakukan audit faktual terhadap validitas tanda bukti pembayaran, kerapian arsip kas masuk dan keluar, serta kejelasan laporan pertanggungjawaban kegiatan. Transparansi yang ditunjukkan Kwarran Lumbir menciptakan ruang diskusi yang konstruktif antara pengurus ranting dan tim penilai Kwarcab Banyumas.
Seusai melakukan audit komprehensif, tim penilai dari Kwarcab Banyumas memberikan sejumlah catatan dan pandangan terkait performa pembukuan serta inovasi finansial Kwarran Lumbir.
Sekretaris Bidang Keuangan Kwarcab Banyumas, Kak Diani Susilowati, S.Pd. menyatakan bahwa kepatuhan administrasi dan kerapian pembukuan yang ditunjukkan oleh Kwarran Lumbir telah memenuhi standar tata kelola organisasi yang akuntabel.
Beliau juga menjelaskan bahwa kerapian penyusunan laporan keuangan merupakan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik serta menjamin keberlanjutan program pembinaan peserta didik.
Lebih lanjut, Kak Diani menegaskan bahwa Kwarcab Banyumas memberikan apresiasi tinggi atas terobosan Kwarran Lumbir dalam menghidupkan sektor ekonomi mandiri melalui Koperasi Pramuka Tunas Kelapa.
Ia menambahkan bahwa kelengkapan arsip dan bukti transaksi yang disajikan Kwarran Lumbir layak dijadikan percontohan bagi kwartir ranting lainnya di Kabupaten Banyumas.
Di samping itu, Kak Diani mengungkapkan bahwa catatan perbaikan yang diberikan tim penilai berfokus pada modernisasi pelaporan berbasis digital agar proses audit di masa depan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Keberadaan Koperasi Pramuka Tunas Kelapa menjadi sorotan utama dalam evaluasi ini. Unit usaha tersebut digadang-gadang sebagai pilar strategis Kwarran Lumbir untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada iuran internal dan dana hibah. Melalui koperasi ini, Kwarran Lumbir terbukti mampu memutar roda ekonomi mandiri yang hasilnya kembali dialokasikan untuk membiayai operasional kepramukaan serta membantu permodalan dan kesejahteraan para anggota.
Di akhir kegiatan visitasi, kedua belah pihak menyampaikan keterangan resmi terkait jalannya evaluasi serta harapan besar terhadap pengembangan finansial organisasi.
“Visitasi ini merupakan momentum evaluasi yang sangat krusial bagi kami di Bidang Keuangan Kwarcab Banyumas. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana yang dikelola oleh Kwartir Ranting benar-benar dipertanggungjawabkan secara transparan dan berdaya guna. Kwarran Lumbir telah menunjukkan ikhtiar yang luar biasa melalui kerapian pembukuan dan keberanian mendirikan Koperasi Tunas Kelapa. Inovasi Koperasi ini adalah langkah konkret menuju kemandirian finansial pramuka yang patut diapresiasi,” tegas Sekretaris Bidang Keuangan Kwarcab Banyumas, Kak Diani Susilowati, S.Pd.
Menanggapi masukan tersebut, Waka Keuangan dan Sarpras Kwarran Lumbir menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas pembukuan organisasi.
“Kunjungan dan arahan dari Kak Diani Susilowati menjadi dorongan semangat bagi kami di jajaran Keuangan dan Sarpras Kwarran Lumbir. Kesiapan berkas yang kami sajikan hari ini adalah bentuk komitmen moral kami dalam menjaga amanah organisasi. Mengenai Koperasi Pramuka Tunas Kelapa, kami memang menggaungkannya sebagai pilar utama permodalan dan sarana keuangan untuk menunjang kegiatan kepramukaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota. Apapun hasil Penilaian Ranting Tergiat 2026 nanti, tata kelola yang bersih dan kemandirian ekonomi akan tetap menjadi prioritas utama kami di Lumbir,” ujar Waka Keuangan dan Sarpras Kwarran Lumbir, Kak Sumadi, S.Pd. SD.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pemeriksaan berkas. Seluruh data rekapitulasi nilai Bidang Keuangan Kwarran Lumbir selanjutnya akan digabungkan dengan akumulasi bidang lainnya. Hasil resmi Penilaian Kwartir Ranting Tergiat Tahun 2026 rencananya akan diumumkan pada puncak peringatan Hari Pramuka tingkat Kwarcab Banyumas, di mana Kwarran Lumbir optimistis mampu meraih predikat terbaik.
Pramuka Lumbir Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan!